.:: FORUM BETAWI REMPUG ::.

            >>> Korwil Kota Tangerang <<<




Berita Fakta – Pembangunan daerah tentulah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Akan tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen kebangsaan, termasuk pemuda.

Namun, kemudian muncul berbagai pertanyaan bahwa “Apakah pemuda betul-betul mampu melakukan perubahan di daerah?”, “Seberapa besar pengaruh yang mereka berikan terhadap pembangunan daerah?”, “Apa saja yang bisa mereka tawarkan untuk daerah?”, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang tentu hanya mampu dijawab oleh pemuda sendiri.

Merekalah yang lebih tahu pasti tentang jawaban-jawaban dari pertanyaan tersebut. Entah, apakah mereka akan menjawabnya dengan ucapan ataukah akan menjawab pertanyaan tersebut dengan gerakan dengan memperlihatkan kegigihan dalam mengawal pembangunan.

Tokoh Muda Kota Tangerang Drs. Solihin M.Si. yang akrab disapa Bang Leeking ini mengatakan, “Pembangunan di daerah akan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang ada. Semakin mumpuni kualitas sumber daya manusia, maka semakin cepat pula kemungkinan terjadinya pembangunan” tutur Bang Leeking.

Generasi muda sebagai penyandang SDM yang masih fresh diharapkan mampu menjadi penggerak, pelanjut, dan pengawal perubahan di daerah. Peningkatan pembangunan daerah di masa yang akan datang sudah sepatutnya dibebankan kepada para pemuda.

Namun menurut Leeking, ditengah sanjungan-sanjungan dan harapan yang ada, akhir-akhir ini munculah berbagai persepsi miring terhadap pemuda. Banyak pihak yang menilai bahwa pemuda lebih memilih menempatkan diri dalam kelompok politik ketimbang kelompok sosial. Sehingga, terkesan masih ada sekat yang menghalangi mereka untuk melakukan pembangunan secara langsung.

“Padahal Pemuda sangat diharapkan agar mampu melakukan gerakan-gerakan sosial yang langsung menyentuh pembangunan kebangsaan dan kemasyarakatan. Oleh sebab itu, harusnya pemuda tidak lagi hanya menjadi pemain di belakang layar” kata Leeking.

disinggung mengenai peran pemuda saat ini leeking mengatakan, “Sudah saatnya pemuda memposisikan diri sebagai pemain utama. Yang dibutuhkan bukanlah sekedar pikiran semata, melainkan juga tenaga yang masih segar dan masih sangat baru.Pemuda dipandang sebagai figur yang harusnya masih bersih dari intrik-intrik kepentingan dan bebas dari politik praktis”.

“Generasi muda yang banyak menempatkan diri dalam organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan tentulah memiliki posisi yang strategis dalam pembangunan daerah. Mereka tentu lebih memahami kondisi  kedaerahan yang ada. Dengan posisi-posisi tersebut, mereka akan lebih leluasa melakukan controlling, sehingga lebih mudah membaca kondisi dan mempersiapkan gerakan”. tandas Leeking.

0 komentar:

Posting Komentar