.:: FORUM BETAWI REMPUG ::.

            >>> Korwil Kota Tangerang <<<

Untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), ratusan massa yang tergabung dalam Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar tabur bunga dan doa bersama di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (10/11). Mereka juga mengusulkan kepada pemerintah agar dua tokoh Betawi yang telah gugur itu diangkat sebagai pahlawan nasional. Mereka adalah almarhum H Abdul Manaf bin Abdul Djabar dan almarhum H Darip bin H Kadni.

Dengan tajuk "Haul dan Tabligh Akbar Memperingati Hari Pahlawan" ratusan massa FBR dari berbagai penjuru di ibu kota ini, sejak pagi memang telah memenuhi TPU Karet Bivak. Mereka berkumpul di sana untuk melakukan tabur bunga, mengenang jasa para pahlawan yang gugur di medan tempur, termasuk dari etnis Betawi.

Acara ini juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Muhayat. Pelaksanaan tabur bunga dan doa bersama ini berlangsung khidmat.

Ketua Umum FBR, KH Lutfi Hakim el-Muhir, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari warga Betawi dalam menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan ikhlas. "Banyak hal yang patut kita contoh dari para pahlawan. Diantaranya adalah berjuang demi bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan tanpa mengharap imbalan apapun," ujar Lutfi.

Massa FBR menginginkan agar almarhum H Abdul Manaf bin Abdul Djabar dan almarhum H Darip bin H Kadni diberikan gelar pahlawan nasional. Seperti dikatakan Rusdi, anggota FBR yang juga kerabat dari almarhum KH Abdul Manaf, bahwa Abdul Manaf merupakan sosok yang banyak membantu pergerakan MH Thamrin di Perkoempoelan Kaoem Betawi. "Bahkan beliau sempat menyembunyikan ayahanda Gus Dur yakni KH Wahid Hasyim dari kejaran penjajah," terangnya.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, dirinya pun telah berupaya agar para pahlawan dari etnis Betawi ini diberikan gelar sebagai pahlawan nasional. "Saya terus berupaya agar para pahlawan Betawi dapat diberikan gelar sebagai pahlawan nasional," ujarnya. Namun karena kurangnya dokumentasi terkait figur-figur yang diusulkan itu, akan menyulitkan proses usulan agar menjadi pahlawan nasional.

Rahmi, salah seorang putri pahlawan Ismail Marzuki mengatakan, dirinya sangat terharu dengan kegiatan yang diadakan oleh FBR. Selanjutnya ia juga berharap agar kegiatan ini dapat dilakukan sebagai kegiatan rutin tahunan. "Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih dan saya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat dilakukan rutin setiap tahun," tutur Rahmi.

Sejauh ini, beberapa tokoh Betawi yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional diantaranya adalah MH Thamrin yang namanya juga diabadikan sebagai nama salah satu jalan di ibu kota. Kemudian Ismail Marzuki yang merupakan seorang komponis, serta KH Noer Ali yang ada di Ujung Harapan Bekasi. Sementara tokoh yang cukup mashur di kalangan masyarakat Betawi lainnya adalah H Entong Gendut yang berasal dari condet selain H Abdul Manaf dan H Darip.

0 komentar:

Poskan Komentar