.:: FORUM BETAWI REMPUG ::.

            >>> Korwil Kota Tangerang <<<



Kericuhan mewarnai unjuk rasa massa Forum Betawi Rempug (FBR) di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Rabu (12/10). Bentrokan berawal akibat penolakan petugas kedutaan atas keinginan perwakilan FBR untuk menyerahkan surat keberatan kepada Duta Besar Malaysia. Tidak terima, sejumlah pengunjuk rasa berusaha mengibarkan bendera FBR di pagar Kedubes Malaysia. Bentrok antara massa dan polisi tidak terhindarkan.

Massa FBR bergerak mendatangi Kedubes Malaysia Rabu, pukul 13.00 untuk menyampaikan aksi protes terkait kabar pencaplokan daerah di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu daerah Tanjung Datu hilang 80.000 meter persegi pantai dan daerah Camar Bulan hilang 1.400 hektar, oleh pemerintah Malaysia.

"Kita tadinya datang baik-baik melakukan aksi damai dan kita pun diterima baik-baik, tetapi saat kami ingin menyerahkan surat keberatan langsung kepada dubes malah tidak diijinkan, akibatnya teman-teman jadi marah," ujar Fajri Husbin, juru bicara FBR di Jakarta.

Fajri mengatakan FBR hanya ingin mengingatkan pemerintah Malaysia untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia. Ia menambahkan bahwa dalam aksi tersebut setidaknya 2.000 anggota FBR dari seluruh wilayah Jakarta turut bergabung.

"Kita kan serumpun, katanya saudara, masa sudah berkali-kali berbuat seperti ini," ujarnya.

Fajri mengancam jika pemerintah Indonesia tidak cepat bertindak mencegah pencaplokan wilayah, maka ribuan anggota FBR siap diberangkatkan ke Malaysia untuk membela kedaulatan Indonesia.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menkopolhukan Dojo Suyanto membantah telah terjadi pencaplokan wilayah oleh Malaysia sebagaimana dilaporkan anggota komisi I DPR RI.

Fajri mengatakan pernyataan pemerintah tersebut sangat mengecewakan dan membuat cemas masyarakat.

Massa FBR berpakaian hitam-hitam berdemontrasi sepanjang siang sambil meneriakkan yel-yel anti Malaysia. Aksi demonstrasi tersebut mengakibatkan kemacetan yang cukup parah di ruas Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.



0 komentar:

Posting Komentar